Categories : Verb

 

Istilah linking verb mungkin terdengar asing di telinga sebagian siswa. Kata verb yang menyertainya sering disebut sebagai bagian dari kata kerja. Namun, jika melihat pada kalimat, siswa tentu akan mengerti dengan kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung ini. Pengertian linking verb adalah kata kerja yang dibuat untuk menerangkan subject yang berfungsi sebagai complemet atau penghubung. Complement di sini mengacu pada kata sifat (adjective), kata benda (noun), atau kata keterangan (adverb).

Meski disebut sebagai verb atau kata kerja, linking verb ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan verb. Bila kata kerja menerangkan aksi atau kegiatan yang dilakukan subject, kata kerja penghubung ini hanya berfungsi sebagai penghubung yang mendeskripsikan apa yang dilakukan subject.

Pengertian Linking Verb serta Jenis, Contoh Kalimat dan Soal

Jenis dan Contoh Linking Verb

Linking verb terbagi ke dalam beberapa jenis sehingga memudahkan siswa untuk lebih memahaminya. Berikut ialah jenis dari kata kerja sebagai penghubung dan contoh kalimat linking verb, yaitu:

  1. Linking Verb of Being
    Adalah kata kerja penghubung yang menerangkan atau mendeskripsikan subject lewat predikat. Contoh: continue, act, prove, turn, grow, remain, seem, become, appear, and be.
    She seems happy. (Dia kelihatan bahagia)
    She has to continue the lesson. (Dia (pr) harus meneruskan pelajaran)
  2. Linking Verb of Sensation
    Ialah kata kerja penghubung yang mendeskripsikan subject dengan apa yang dirasakan melalui inderanya, seperti penglihatan, penciuman, pendengaran, sentuhan, dan lain-lain. contoh: smell, look, taste, sound, dan feel.
    ex :
    The food smell delicious. (Makanan ini aroamanya lezat)
    His voice sound horribe because of disease. (Suaranya terdengar mengerikan karena penyakit)
    Verb of being selalu menjadi kata penghubung, akan tetapi untuk verb of sensation, terkadang bisa disebut sebagai kata kerja yang menyatakan aksi, seperti contoh di bawah ini:
    She smells the sandwich. (Dia (pr) mencium aroma sandwich)
    (pada contoh ini, smell berubah menjadi kata kerja yang melakukan aksi karena dia melakukan sesuatu pada sandwich-nya, yaitu mencium baunya)
    He smells good(Dia (lk) wangi)
    (contoh yang ini menyatakan kata kerja sebagai penghubung, karena menjelaskan bahwa dia itu wangi).
  3. Linking Verb to be
    Ialah kata kerja yang menghubungkan subject dengan yang lainnya. Verb to be sering digunakan pada present dan past tense. Contoh: are, am, is untuk present, dan was dan were untuk past tense. Ada juga ‘be’ yang dipakai untuk subjunctive dan imperative.
    ex :
    She was drinking a cup of coffee yesterday. (Dia sedang minum secangkir kopi kemarin) 
    Tony is handsome(Toni itu tampan)
    They were studying English last night. (Mereka sedang belajar bahasa Inggris tadi malam) 
    Verb of being ini hanya berfungsi sebagai linking verb saja dan tidak menyatakan aksi.

Contoh Soal Linking Verb

Melatih pemahaman terhadap linking verb, dapat dilakukan dengan berlatih soal. Berikut adalah 5 contoh soal linking verb:

Choose the answer a or b to determine the linking verb!

  1. I feel uneasy toward my mom.
    a. Linking verb
    b. Action verb
  2. They ….. read
    a. Were
    b. seems
  3. Dina ….. happy
    a. Is
    b. Are
  4. Learning English is easy.
    a. Action verb
    b. Linking verb
  5. It …. great.
    a. Smells
    b. Looks

Jawaban untuk soal pertama ialah linking verb, karena kata feel merupakan salah satu dari verb of sensation. Jawaban untuk soal kedua ialah were, karena pasangan dari subject they adalah are/were untuk past. Soal ketiga jawabannya is. Untuk no 4, ialah linking verb, dan terakhir looks.

Semoga contoh soal di atas dapat membantu Anda untuk lebih mudah memahami linking verb yang menjadi kata penghubung.

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

 Posted on : May 18, 2015