Pengertian Linking Verb serta Jenis, Contoh Kalimat dan Soal

Istilah linking verb mungkin terdengar asing di telinga sebagian siswa. Kata verb yang menyertainya sering disebut sebagai bagian dari kata kerja. Namun, jika melihat pada kalimat, siswa tentu akan mengerti dengan kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung ini. Pengertian linking verb adalah kata kerja yang dibuat untuk menerangkan subject yang berfungsi sebagai complemet atau penghubung. Complement di sini mengacu pada kata sifat (adjective), kata benda (noun), atau kata keterangan (adverb).

Meski disebut sebagai verb atau kata kerja, linking verb ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan verb. Bila kata kerja menerangkan aksi atau kegiatan yang dilakukan subject, kata kerja penghubung ini hanya berfungsi sebagai penghubung yang mendeskripsikan apa yang dilakukan subject.

Pengertian Linking Verb serta Jenis, Contoh Kalimat dan Soal

Jenis dan Contoh Linking Verb

Linking verb terbagi ke dalam beberapa jenis sehingga memudahkan siswa untuk lebih memahaminya. Berikut ialah jenis dari kata kerja sebagai penghubung dan contoh kalimatnya:

  1. Verb of Being
    Adalah kata kerja penghubung yang menerangkan atau mendeskripsikan subject lewat predikat. Contoh: continue, act, prove, turn, grow, remain, seem, become, appear, and be.
    She seems happy. (Dia kelihatan bahagia)
    She has to continue the lesson. (Dia (pr) harus meneruskan pelajaran)
  2. Verb of Sensation
    Ialah kata kerja penghubung yang mendeskripsikan subject dengan apa yang dirasakan melalui inderanya, seperti penglihatan, penciuman, pendengaran, sentuhan, dan lain-lain. contoh: smell, look, taste, sound, dan feel.
    ex :
    The food smell delicious. (Makanan ini aroamanya lezat)
    His voice sound horribe because of disease. (Suaranya terdengar mengerikan karena penyakit)
    Verb of being selalu menjadi kata penghubung, akan tetapi untuk verb of sensation, terkadang bisa disebut sebagai kata kerja yang menyatakan aksi, seperti contoh di bawah ini:
    She smells the sandwich. (Dia (pr) mencium aroma sandwich)
    (pada contoh ini, smell berubah menjadi kata kerja yang melakukan aksi karena dia melakukan sesuatu pada sandwich-nya, yaitu mencium baunya)
    He smells good(Dia (lk) wangi)
    (contoh yang ini menyatakan kata kerja sebagai penghubung, karena menjelaskan bahwa dia itu wangi).
  3. Verb to be
    Ialah kata kerja yang menghubungkan subject dengan yang lainnya. Verb to be sering digunakan pada present dan past tense. Contoh: are, am, is untuk present, dan was dan were untuk past tense. Ada juga ‘be’ yang dipakai untuk subjunctive dan imperative.
    ex :
    She was drinking a cup of coffee yesterday. (Dia sedang minum secangkir kopi kemarin) 
    Tony is handsome(Toni itu tampan)
    They were studying English last night. (Mereka sedang belajar bahasa Inggris tadi malam) 
    Verb of being ini hanya berfungsi sebagai linking verb saja dan tidak menyatakan aksi.

Contoh Soal Linking Verb

Melatih pemahaman terhadap linking verb, dapat dilakukan dengan berlatih soal. Berikut adalah 5 contoh soalnya:

Choose the answer a or b to determine the right answer!

  1. I feel uneasy toward my mom.
    a. Linking verb
    b. Action verb
  2. They ….. read
    a. Were
    b. seems
  3. Dina ….. happy
    a. Is
    b. Are
  4. Learning English is easy.
    a. Action verb
    b. Linking verb
  5. It …. great.
    a. Smells
    b. Looks

Jawaban untuk soal pertama ialah a, karena kata feel merupakan salah satu dari verb of sensation. Jawaban untuk soal kedua ialah were, karena pasangan dari subject they adalah are/were untuk past. Soal ketiga jawabannya is. Untuk no 4, ialah b, dan terakhir looks.

Semoga contoh soal di atas dapat membantu Anda untuk lebih mudah memahami linking verb yang menjadi kata penghubung.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Frodesen J. & Eyring J. (2000). Grammar Dimensions 4: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Phrasal Verb beserta Contoh Kalimat dan Soal

Phrasal Verb beserta Contoh Kalimat dan Soal

Phrasal verb merupakan sebuah frase yang wajib dipelajari dalam Bahasa Inggris. Biasanya frase ini sering dikaitkan dengan verb frase, padahal dari pengertiannya saja berbeda. Pengertian phrasal verb adalah frase yang dibentuk dari gabungan atau kombinasi kata kerja dan particle (s) sehingga membentuk kata yang baru. Frase kata kerja terkadang juga sering disebut sebagai idiom. Beberapa ahli grammar menyatakan bahwa mempelajari frase pada Bahasa Inggris sangat penting, karena sering dipakai pada percakapan sehari-hari oleh native speaker, baik formal maupun informal. Memahami phrasal verb bagi para siswa dirasa cukup sulit dan kadang membingungkan. Jenis frase terbagi kedalam beberapa bagian untuk membuat siswa dapat mengetahui bagian frase mana yang verb atau particle-nya boleh dipisah dan tidak, namun tetap memiliki arti yang sama. Frase yang dibentuk dari kata kerja tidak hanya mempunyai dua bentuk saja. Ada juga jenis frase yang dibentuk dari satu kata kerja dan dua particle(s). Particle ini dapat berupa kata depan (preposisi), atau kata keterangan (adverb).

Jenis dan Contoh Phrasal Verb

Ketika menghadapi suatu frase, terkadang beberapa siswa salah mengartikannya sebagai kalimat. Padahal frase sendiri berarti gabungan dari dua atau tiga kata yang terdiri dari kata kerja dan kata depan. Frase banyak macamnya, termasuk phrasal verb ini. berikut ialah jenis phrasal verb dan contoh phrasal verb yang harus diketahui:

  1. Inseparable Phrasal Verbs (Transitive)
    Adalah frase yang kata kerja maupun kata depannya tidak dapat dipisahkan atau tetap menjadi satu bagian. Contohnya: look after, run into, wait on, go through, go over, dan lain sebagainya.
    Contoh kalimat : Please, look after my dad. (ku mohon, jagalah ayahku)
  2. Separable Phrasal Verbs
    Adalah frase yang kata kerja maupun kata depannya bisa dipisah letaknya dalam kalimat. Contohnya: put out, throw away, turn down, turn off, Shut up dan lain-lain.
    Contoh kalimat : They turn off the radio ——- They turn it off.
  3. Intransitive Phrasal Verbs
    Adalah frase yang yang tidak diikuti oleh object. Contoh: go back, show up, grow up, pass out, get up, dan lain-lain.
    Contoh kalimat : I get up early. (saya bangun tidur di pagi hari)
  4. Three Words Phrasal Verbs
    Adalah frase yang terdiri dari satu kata kerja dan dua particles yang berupa kata depan Contoh: bring it on, come up with, get along with, run out of, dan lain-lain.
    Contoh kalimat : After long absent from entertainment’s industri, Mary come up with new film. 

Contoh Soal Phrasal Verb

Contoh soal dibuat agar siswa dapat memahami frase dari bentuk kata kerja dengan lebih cepat, seperti:

Select the Meaning that corresponds to the displayed Verb!

  1. Go out with (someone)
    a. Apply cosmetics to
    b. date
  2. Make up
    a. Forgive each other
    b. Apply the cosmetic
  3. Let (someone) in
    a. Like or love
    b. Allow to enter
  4. Get along/on
    a. Support
    b. Fasten/close
  5. Pass out
    a. Surrender
    b. Faint

Jawaban untuk soal pertama ialah date, karena go out dan date memiliki arti yang sama yaitu kencan. Untuk soal kedua, jawabannya ialah forgive each other, karena make up pada soal di atas bukan berdandan tapi berbaikan. Soal ketiga jawabannya allow to enter. Pada soal keempat jawabannya ialah fasten/close, dan untuk soal terakhir, jawabannya faint atau jatuh.

Memahami phrasal verb memang tidak mudah, tetapi frase ini mudah dikenali pada soal test.

References:

  • Azar, Betty Schrampfer, 1999. “Understanding and Using English Grammar”. Pearson Education. New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Pengertian Possessive Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Belajar penggunaan possessive pronoun sangat mudah kalau kita sudah tahu jenis-jenis kata ganti untuk setiap subyek. Kata ganti ini juga paling sering dipakai dalam percakapan atau praktik tulisan. Supaya lebih paham makna dari kata ganti tersebut, kita pahami dulu pengertian dasarnya.

Apa sih pengertian possessive pronoun? Kata ganti ini dipakai untuk menjelaskan tentang kepemilikan. Kata ganti tersebut juga berlaku untuk menempati peran sebagai subject, subject complement, dan direct object. Untuk rumusan possesive pronoun sendiri terbagi dalam kategori tunggal dan jamak.

Pengertian Possessive Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Jenis-Jenis Possesive Pronoun

Possesive pronoun memiliki beberapa jenis, tapi termasuk mudah dihafalkan. Berikut ini beberapa macam possessive pronoun

Subjek

Possesive Pronoun

I Mine (punyaku)
You Yours (punyamu)
We Ours (punya kita)
They Theirs (punya mereka)
He His (punya dia laki-laki)
She Hers (punya dia perempuan)
It Its (punyanya, hewan atau benda)

Rumus dan Contoh Possesive Pronoun

Untuk orang pertama tunggal, rumusannya adalah Mine.
Untuk orang ke-dua tunggal, rumusannya adalah Yours.
Untuk orang ke-tiga tunggal, rumusannya adalah Hers, His, Its.
Untuk orang pertama jamak, rumusannya adalah Ours.
Untuk orang ke-dua jamak, rumusannya adalah Yours.
Untuk orang ke-tiga jamak, rumusannya adalah Theirs.

Indikator dan Fungsi Penggunaan Kalimat

Contoh kalimat possessive pronoun sebagai berikut:

  • Mine is broken. (Punyaku rusak)
  • I love yours(saya suka punyamu)
  • This is his. (ini punyanya)
  • They are stealing ours(mereka mencuri punya kami)
  • Yours are inside. (punyamu berada di dalam)
  • Theirs are the good quality. (punya mereka punya kualitas yang bagus)

Kalimat dengan kata ganti possesive pronoun seringkali ditukarkan dengan possessive adjective. Dengan rumusan sebagai berikut:

Untuk orang pertama tunggal, rumusannya adalah My.
Untuk orang ke-dua tunggal, rumusannya adalah Your.
Untuk orang ke-tiga tunggal, rumusannya adalah Her, His, Its.
Untuk orang pertama jamak, rumusannya adalah Our.
Untuk orang ke-dua jamak, rumusannya adalah Your.
Untuk orang ke-tiga jamak, rumusannya adalah Their.

Sehingga contoh-contoh kalimat di atas bisa diubah menjadi:

  • My glass is broken. (gelasku rusak)
  • I love your book. (saya suka bukumu)
  • This is his car. (ini adalah mobilnya)
  • They are stealing our money. (Mereka mencuri uang kami)
  • Your notebook are inside. (Notebook mu ada didalam)
  • Their stuffs are the good quality. (barang mereka mempunyai kealitas yang bagus)

Contoh untuk kalimat yang lebih kompleks bisa kita terapkan seperti:

  • I love my shirts. Do you love yours(saya suka bajuku. Apakah kamu suka punyamu)
  • My sister’s car was red, mine was black. (mobil saudara perempuanku berwarna merah, punyaku berwarna hitam)
  • Whose book is this? It’s hers(buku siapa ini? Ini bukunya)
  • Those are our new shoes. Those are theirs. (itu adalah sepatu baru kami. Itu punya mereka)

Fungsi Possesive Pronoun

Ada beberapa funsi dari possessive pronoun diantaranya dalah

  1. Untuk menunjukkan sebuah kepemilikan
  2. Tidak menggunakan apostrophe
  3. Untuk menjelaskan informasi yang ada pada kalimat banik dalam bentuk tertulis ataupun lisan
  4. Untuk digabungkan dengan corresponding subjek
  5. Disertai dengan kata benda umum, digabungkan dengan common noun.

Jika sudah cukup jelas, bisa kita lanjutkan pada latihan soal dari possesive pronoun.

Contoh Soal Possesive Pronoun

Berikut adalah beberapa contoh soal possessive pronoun:

My sister told me not to use ..her bed when she wasn’t at home. (his)
Budi and ..are going to zoo today. (I)
..is the most expensive stuff at the market. (Yours)
You should be happy for..since they are your friends. (them)

Semua jawabannya sudah tertera pada tanda kurung di setiap akhir kalimat. Praktikkan penggunaan kata ganti ini untuk lebih membiasakan diri dengan konteks yang berbeda-beda. Silahkan cari berbagai contoh dan gunakan possesive pronoun.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education
  • Thomson, A. J and A. V. Martinet. 1986. A Practical English Grammar fourth Edition. Oxford University Press: New York.

Auxiliary Verb List beserta Contoh Kalimat dan Soal

Apa itu auxiliary verb? Pengertian auxiliary verb adalah kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama (main verb) atau bisa disebut juga kata kerja bantu dari kata kerja utama. Kata kerja ini tidak bisa berdiri sendiri, namun dapat mengubah/memodifikasi makna dari kata kerja utama.

Auxiliary Verb List beserta Contoh Kalimat dan Soal

Jenis-Jenis Auxiliary Verb

Auxiliary verb mempunyai auxiliary verb list:

Primary Auxiliary Verbs

Primary auxiliary verbs terdiri dari: be (am, is, are, was, were), do/does (did dalam past tense), dan have / has (had dalam past tense). Contoh-contoh kalimatnya seperti ini:

  • I am a teacher. (Saya seorang guru.)
  • He is a student. (Dia seorang murid.)
  • She was a film star. (Dulu dia seorang bintang film.)
  • We were younger. (Dulu kita lebih muda.)
  • He doesn’t work here anymore. (Dia sudah tidak bekerja di sini lagi.)
  • I didn’t tell anyone about you. (Saya tidak memberitahu siapa-siapa tentang kamu.)

Modal Auxiliary Verbs

Modal auxiliary verbs terdiri dari: can, could, may, might, will, would, shall, should, must, dan ought to. Contoh-contoh kalimatnya seperti ini:

  • It can’t be him! (Tak mungkin itu dia!)
  • I could do that if I wanted to. (Saya bisa melakukannya kalau saya mau.)
  • He may know what to do. (Mungkind dia tahu apa yang harus dilakukan.)
  • She will grow up to be a fine young woman. (Dia akan tumbuh menjadi wanita muda yang baik.)
  • Would you like some coffee? (Anda mau minum kopi?)
  • Shall I tell you what happened? (Bolehkah saya bercerita kepada Anda mengenai apa yang telah terjadi?)

Ada juga contoh-contoh gabungan / mixed auxiliary verb, seperti:

  • I have been here for two hours! (Saya sudah di sini selama dua jam!)
  • You shouldn’t have said that to her! (Seharusnya kamu tidak berbicara begitu padanya!)
  • I would’ve noticed that. (Saya mungkin akan lebih memperhatikan itu.)

Contoh Soal Auxiliary Verb

Lalu, bagaimana dengan contoh auxiliary verb?

  1. The police officer warned the crowd that he ……………… order shooting, if they created trouble.
    a could
    b would
    c might
  2. Passengers ……………… not smoke inside the bus.
    a will
    b should
    c must
  3. ………………. I have a word with you?
    a will
    b may
    c can
    Either ‘can’ or ‘may’
  4. Parents ……………….. not accompany their children to the school.
    a must
    b can
    c would
  5. There was a time when I ……………… stay up late, but these days I go to bed early.
    a used to
    b ought to
    c should
  6. The Principal said that candidates without hall tickets ………………. not be permitted inside the examination hall.
    a could
    b would
    c should
  7. You ………………….. tell me. I know everything.
    a must not
    b need not
    c cannot
  8. Even if he had come a little earlier , he ………………… have got a seat in the front row.
    a should not
    b might not
    c would not

Jawaban:

  1. The police officer warned the crowd that he would order shooting, if they created trouble.
    (Kalimat ini dalam bentuk past tense dan polisi telah memperingatkan, maka jawaban yang pasti adalah would.)
  2. Passengers must not smoke inside the bus.
    (Mengingat konteksnya adalah tentang aturan, maka jawaban yang sesuai adalah must.)
  3. Can / may I have a word with you?
    (Keduanya cocok, mengingat konteksnya adalah meminta tolong atau requesting a help.)
  4. Parents must not accompany their children to the school.
    (Mengingat konteksnya adalah tentang aturan, maka jawaban yang sesuai adalah must.)
  5. There was a time when I used to stay up late, but these days I go to bed early.
    (Mengingat konteksnya adalah mengenai kebiasaan lama / past habit yang sudah tidak dilakukan lagi, maka used to adalah jawaban paling pas.)
  6. The Principal said that candidates without hall tickets would not be permitted inside the examination hall. (Kalimat ini dalam bentuk past tense dan kepala sekolah telah berbicara, maka jawaban yang pasti adalah would.)
  7. You need not tell me. I know everything.
    (Kalimat kedua mengindikasikan bahwa lawan bicara telah tahu segalanya, maka jawaban yang sesuai adalah need not.)
  8. Even if he had come a little earlier, he would not have got a seat in the front row.
    (Kalimat ini mengindikasikan third conditional, maka would not merupakan jawaban yang cocok. Should not biasa dipakai untuk menasihati atau menyalahkan seseorang, maka tidak cocok untuk konteks kalimat ini. Might not berfungsi sebagai deduksi.)

Sekian tentang auxiliary verb. Semoga bermanfaat dan selamat belajar.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Irregular Verb List dan Contoh Kalimatnya

Apa itu irregular verb? Berbeda dengan regular verb cenderung lebih mudah dihapal dan diingat (karena akhiran “-ed”, “-ied”, atau “-d” – tergantung dari kata-katanya), pengertian irregular verb adalah kata kerja yang akhirannya bisa berbeda-beda, tergantung dari kata-katanya.

Irregular Verb List dan Contoh Kalimatnya

Irregular Verbs vs. Regular Verbs

Untuk melihat lebih jelas perbedaan antara regular verb dengan irregular verb, mari kita lihat bagan di bawah ini:

Regular verbs Irregular verbs
Present tense / Infinitive Past tense Past participle Present tense / Infinitive Past tense Past participle
add added added buy bought bought
study studied studied break broke broken
love loved loved cut cut cut
cook cooked cooked draw drew drawn
cry cried cried beat beat beaten

 Masih banyak lagi contoh-contoh irregular verb. Kita dapat melihatnya pada bagan berikutnya di bawah ini:

Present tense / Infinitive Past tense Past participle
bet bet bet
eat ate eaten
awake awoke awaken
come came come
become became become
drink drank drunk
sing sang sung
teach taught taught
hit hit hit
think thought thought
fly flew flown
cost cost cost
sink sank sunk
do did done
bring brought brought
Have/has had had

Contoh Kalimat Irregular Verbs

Lalu, bagaimana dengan contoh-contoh kalimat yang menggunakan irregular verb?

  • I bought this book at Aksara Bookstore last weekend.
    (Saya membeli buku ini di Toko Buku Aksara akhir pekan kemarin.)
    Akan aneh bila kita menulis “I buyed this book…”, karena tidak sesuai aturan yang sudah ada.
  • “Sammy, did you break the mirror?” – “Yes, mother. I am sorry I broke
    (“Sammy, apakah kamu yang memecahkan cermin?” – “Iya, Ibu. Maaf saya telah merusaknya.”)
    Tentu saja, dalam format pertanyaan, semua kata kerja / verb kembali ke bentuk infinitive dikarenakan kehadiran “did” sebagai penanda bahwa kalimat itu termasuk past tense”. Tidak mungkin juga kita menulis”I breaked it.”
  • She accidentally cut her finger with a knife in the kitchen.
    (Dia tidak sengaja melukai jarinya dengan pisau di dapur.)
    Ada juga beberapa kata dalam irregular verb yang formatnya tidak berubah sama sekali, seperti cut, cost, dan
  • The boy has drawn a very nice picture.
    (
    Anak lelaki itu telah menggambar gambar yang bagus sekali.)
  • The wall was beaten by a man with a hammer.
    (Tembok itu dipukuli lelaki dengan palunya.)
  • We’d had a dog for a while before it ran away.
    (Dulu kami punya anjing sebelum dia lari.)

Contoh Soal Irregular Verbs

Lalu, bagaimana dengan contoh-contoh soal irregular verb?

  1. The prize was …………………. away by Manchester United.
    a) born
    b) borne
    c) bore
  2. The arches have ……………………… the weight quite satisfactorily.
    a) born
    b) borne
    c) bored
  3. He was ………………………. to poor parents.
    a) born
    b) borne
  4. She has ……………………… four children in five years.
    a) born
    b) borne
  5. He ……………………. $2000 for the picture.
    a) bid
    b) bade
    c) bode
  6. He …………………… them farewell.
    a) bid
    b) bade
  7. After I had ………………….. him farewell, I hurried away.
    a) bid
    b) bade
    c) bidden
  8. I …………………… him go away at once.
    a) bid
    b) bade
    c) bidden
  9. The Minister ………………….. the foundation stone of the new hospital.
    a) lied
    b) laid
    c) lay
  10. The farmer killed the goose that had ……………………. a golden egg.
    a) laid
    b) lain
    c) lied

Jawaban:

  1. The prize was borne away by Manchester United.
    (Di sini, Manchester United berperan sebagai subjek, sementara prize adalah objek.)
  2. The arches have borne the weight quite satisfactorily.
    (Mengingat auxiliary verb “have” ada di sini, berarti jawaban yang dibutuhkan berupa “past participles”.)
  3. He was born to poor parents.
    (Born / lahir tidak mungkin dilakukan secara aktif.)
  4. She has borne four children in five years.
    (Dalam hal ini, “she” berperan sebagai subjek yang melahirkan /borne empat anak dalam lima tahun.)
  5. He bid $2000 for the picture.
    (He adalah subjek.)
  6. He bade them farewell.
    (He adalah subjek.)
  7. After I had bidden him farewell, I hurried away.
    (Kehadiran auxiliary verb “had” dalam kalimat menandakan bahwa kalimat ini menggunakan past perfect tense.)
  8. I bade him go away at once.
    (I adalah subjek.)
  9. The Minister laid the foundation stone of the new hospital.
    (The Minister adalah subjek.)
  10. The farmer killed the goose that had laid a golden egg.
    (Kehadiran auxiliary verb “had” dalam kalimat menandakan bahwa kalimat ini menggunakan past perfect tense.)

Sekian mengenai irregular verb. Selamat belajar.

References:

  • Azar, Betty Schrampfer, 1999. “Understanding and Using English Grammar”. Pearson Education. New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Regular Verb list dan Contoh Kalimatnya

Regular Verb list dan Contoh Kalimatnya

Kata kerja atau “verb” dalam Bahasa Inggris merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu kalimat Bahasa Inggris. Kata kerja merupakan salah satu bagian dari part of speech dalam Bahasa Inggris. Pada dasarnya, semua kata kerja dalam Bahasa Inggris mempunya lima bentuk yang berbeda. Yaitu base form atau verb infinitive without to (kata kerja dasar tanpa adanya “to)”, simple form, past form, present participle dan past participle. Berdasarkan perubahan bentuk dari simple form ke past form, kata kerja dalam bahasa Inggris di bagi menjadi dua bagian utama, yaitu regular verb dan irregular verb.

Regular verb merupakan jenis kata kerja yang mana, pada bentuk past dan past participle-nya, dapat ditambahkan akhiran -ed, -d,  -en-n, -t,  atau -ne dari base form-nya, sehingga untuk merubah bentuk present tense ke past tense dari regular verb sangatlah mudah.

Pada table berikut, disajikan regular verb LIST

base form (V1) V2 V3 Arti kata
Accept Accepted Accepted menerima
Act Acted Acted bertindak
Achieve Achieved Achieved mencapai
Admire Admired Admired mengagumi
Advise Advised Advised menasihati
Affect Affected Affected mempengaruhi
Agree Agreed Agreed setuju
Amaze Amazed Amazed menakjubkan
Amuse Amused Amused menghibur
Answer Answered Answered jawaban
Appear Appeared Appeared muncul
Arrange Arranged Arranged mengatur
Arrive Arrived Arrived tiba
Ask Asked Asked bertanya
Attack Attacked Attacked serangan
Bake Baked Baked membakar
Behave Behaved Behaved bertingkah
Believe Believed Believed percaya
Belong Belonged Belonged termasuk
Blame Blamed Blamed menyalahkan
Borrow Borrowed Borrowed meminjam
Bother Bothered Bothered mengganggu
Call Called Called panggilan
Cancel Canceled Canceled membatalkan
Carry Carried Carried membawa
Cause Caused Caused penyebab
Celebrate Celebrated Celebrated merayakan
Clean Cleaned Cleaned bersih
Clear Cleared Cleared jelas
Climb Climbed Climbed naik
Close Closed Closed dekat
Compare Compared Compared membandingkan
Compete Competed Competed bersaing
Complete Completed Completed lengkap
Contain Contained Contained mengandung
Continue Continued Continued terus
Cook Cooked Cooked memasak
Correct Corrected Corrected benar
Cough Coughed Coughed batuk
Count Counted Counted menghitung
Crash Crashed Crashed tabrakan
Create Created Created membuat
Cross Crossed Crossed menyeberang
Curse Cursed Cursed kutukan
Change Changed Changed perubahan
Chase Chased Chased mengejar
Chat Chatted Chatted obrolan
Check Checked Checked memeriksa
Damage Damaged Damaged kerusakan
Dance Danced Danced tari
Date Dated Dated tanggal
Decide Decided Decided memutuskan
Deliver Delivered Delivered menyampaikan
Depend Depended Depended tergantung
Describe Described Described menggambarkan
Design Designed Designed disain
Destroy Destroyed Destroyed menghancurkan
Decrease Decreased Decreased mengurangi
Die Died Died mati
Disagree Disagreed Disagreed berselisih
Discover Discovered Discovered menemukan
Discuss Discussed Discussed membahas
Disturb Disturbed Disturbed mengganggu
Dress Dressed Dressed gaun
Dry Dried Dried kering
Eliminate Eliminated Eliminated menghapuskan
End Ended Ended akhir
Enjoy Enjoyed Enjoyed menikmati
Entertain Entertained Entertained menghibur
Excuse Excused Excused alasan
Exercise Exercised Exercised latihan
Exhibit Exhibited Exhibited pameran
Expect Expected Expected mengharapkan
Express Expressed Expressed mengekspresikan
Film Filmed Filmed film
Fill Filled Filled mengisi
Fish Fished Fished ikan
Fix Fixed Fixed memperbaiki
Follow Followed Followed mengikuti
Freeze Freezed Freezed membekukan
Fry Fried Fried menggoreng
Greet Greeted Greeted menyapa
Guess Guessed Guessed kira
Hail Hailed Hailed Hail
Handle Handled Handled menangani
Happen Happened Happened terjadi
Hate Hated Hated benci
Help Helped Helped membantu
Hope Hoped Hoped harapan
Hunt Hunted Hunted berburu
Identify Identified Identified mengenali
Ignore Ignored Ignored mengabaikan
Imagine Imagined Imagined membayangkan
Impress Impressed Impressed mengesankan
Improve Improved Improved memperbaiki
Include Included Included memasukkan
Increase Increased Increased meningkatkan
Interview Interviewed Interviewed wawancara
Introduce Introduced Introduced memperkenalkan
Invite Invited Invited mengundang
Jog Jogged Jogged bersinggungan
Join Joined Joined ikut
Jump Jumped Jumped Jump
Knock Knocked Knocked mengetuk
Label Labeled Labeled label
Land Landed Landed tanah
Last Lasted Lasted lalu
Learn Learned Learned belajar
Like Liked Liked seperti
Link Linked Linked link
List Listed Listed daftar
Listen Listened Listened mendengarkan
Live Lived Lived hidup
Locate Located Located menemukan
Look Looked Looked lihat
Love Loved Loved cinta
Manage Managed Managed mengelola
Mark Marked Marked tanda
Match Matched Matched pertandingan
Measure Measured Measured Ukur
Mention Mentioned Mentioned Mention
Miss Missed Missed kehilangan
Move Moved Moved bergerak
Name Named Named nama
Need Needed Needed perlu
Note Noted Noted catatan
Notice Noticed Noticed pemberitahuan
Number Numbered Numbered nomor
Offer Offered Offered menawarkan
Open Opened Opened Buka
Order Ordered Ordered urutan
Organize Organized Organized mengatur
Pack Packed Packed pak
Paint Painted Painted cat
Pamper Pampered Pampered terlalu memanjakan
Pardon Pardoned Pardoned maaf
Park Parked Parked taman
Participate Participated Participated ikut
Pass Passed Passed lulus
Perform Performed Performed melakukan
Persuade Persuaded Persuaded membujuk
Pick Picked Picked memilih
Plan Planned Planned rencana
Play Played Played Putar
Please Pleased Pleased silahkan
Practice Practiced Practiced praktek
Predict Predicted Predicted meramalkan
Prefer Preferred Preferred memilih
Present Presented Presented sekarang
Program Programmed Programmed program
Protect Protected Protected melindungi
Provide Provided Provided memberikan
Purchase Purchased Purchased pembelian
Push Pushed Pushed dorong
Rain Rain Rain hujan
Receive Received Received menerima
Recommend Recommended Recommended sarankan
Relate Related Related menghubungkan
Relax Relaxed Relaxed bersantai
Release Released Released pelepasan
Remember Remembered Remembered ingat
Repair Repaired Repaired perbaikan
Repeat Repeated Repeated ulangi
Resist Resisted Resisted menolak
Rest Rested Rested istirahat
Return Returned Returned kembali
Review Reviewed Reviewed ulasan
Sail Sailed Sailed berlayar
Save Saved Saved menyimpan
Scan Scanned Scanned Pindai
Scare Scared Scared ketakutan
Share Shared Shared saham
Shop Shopped Shopped toko
Shout Shouted Shouted berteriak
Skate Skated Skated sepatu luncur
Ski Skied Skied Ski
Slow Slowed Slowed lambat
Sneeze Sneezed Sneezed bersin
Snow Snowed Snowed salju
Solve Solved Solved memecahkan
Spell Spelled Spelled mengeja
Start Started Started start
Step Stepped Stepped langkah
Stop Stopped Stopped berhenti
Stress Stressed Stressed tegangan
Study Studied Studied penelitian
Substitute Substituted Substituted pengganti
Suggest Suggested Suggested menyarankan
Surprise Surprised Surprised mengherankan
Talk Talked Talked berbicara
Taste Tasted Tasted rasa
Terrorize Terrorized Terrorized menggentari
Thank Thanked Thanked Terima
Touch Touched Touched menyentuh
Travel Traveled Traveled perjalanan
Try Tried Tried coba
Tune Tuned Tuned lagu
Turn Turned Turned giliran
Underline Underlined Underlined menggarisbawahi
Use Used Used penggunaan
Vary Varied Varied berbeda
Wait Waited Waited tunggu
Walk Walked Walked berjalan
Want Wanted Wanted ingin
Warn Warned Warned memperingatkan
Wash Washed Washed mencuci
Watch Watched Watched menonton
Water Watered Watered air
Welcome Welcomed Welcomed selamat datang
Wish Wished Wished ingin
Witness Witnessed Witnessed saksi
Work Worked Worked pekerjaan
Worry Worried Worried kuatir
Wrestle Wrestled Wrestled bergulat

Contoh Kalimat Regular Verb

Dalam Bahasa Inggris, regular verb banyak sekali digunakan. Berikut beberapa contoh regular verb dalam Bahasa Inggris.

  1. I traveled around the world last month. (Saya bepergian mengelilingi dunia bulan lalu)
  2. I have lived on Surabaya about 3 years. (Saya sudah tinggal di Surabaya sekitar tiga tahun)
  3. She worked overnight. (Dia bekerja semalam) 
  4. Doni jumped the building. (Doni melompati gedung)
  5. I have learned many things. (Saya sudah belajar banyak hal)
  6. Try to improved your skill. (Coba tingkatkan kemampuanmu)
  7. My brother used my jacket. (Sodara laki-laki saya memakai jaket ku)
  8. Andy named his son Bobby. (Andy menamai anak laki -lakinya Bobby)
  9. My father fixed a chair. (Ayah ku memperbaiki kursi)
  10. Dr. Yoga examined his patient. (Dr.Yoga memeriksa pasiennya)

Selain beberapa contoh diatas, masih banyak lagi penggunaan regular verb dalam Bahasa Inggris.Kesamaan ada di contoh regular verb

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education
  • Thomson, A. J and A. V. Martinet. 1986. A Practical English Grammar fourth Edition. Oxford University Press: New York.