Pengertian Interrogative Pronoun, Contoh Kalimat dan Soal

Pengertian interrogative pronoun adalah suatu pronoun atau kata ganti yang digunakan untuk bertanya. Dalam Bahasa Inggris, terdapat empat interrogative pronoun yang utama, yaitu: what, which, whom, who, whose. Interrogative pronoun ini biasanya digunakan diawal kalimat, sehingga tidak ada kata lain yang mengawali atau berada di depan interrogative pronoun ini.

Pengertian Interrogative Pronoun, Contoh Kalimat dan Soal

Rumus dan Contoh Interrogative Pronoun

Secara umum, interogatif pronoun, digunakan untuk menanyakan sesuatu karena pembicara belum mengerti atau tidak tahu tentang hal tersebut. Selain itu, sering juga kita jumpai penggunaan interrogative pronoun ini untuk memberikan penekanan atau ekspresi keterkejutan pada kalimat, yaitu dengan penambahan akhiran –ever, contohnya whatever, whichever, whomever, whoever. Interrogatve pronounce what digunakan untuk menanyakan benda, whose digunakan untuk menanyakan orang yang bersifat kepemilikan (possessive), whom dan who digunakan untuk menanyakan orang dan which dapat digunakan untuk menanyakan orang ataupun benda yang lebih spesifik dari what. Perlu diperhatikan bahwa, walaupun who dan whom dapat sama-sama digunakan untuk menanyakan orang, namun keduanya mempunyai fungsi yang berbeda dalam kalimat, who merupakan subject, sedangkan whom pada kalimat merupakan object preposisi, ataupun object of verb. Perhatikan contoh perbedaan penggunaan interrogative pronoun whom dan who dalam kalimat Bahasa Inggris berikut:

  • Who are the attendances of the meeting? (Siapa yang mengahadiri pertemuan)
    “Who” merupakan subject dari kalimat diatas.
  • Who will go to the movie with us? (Siapa yang akan pergi menonton film dengan kita)
    “Who” merupakan object dari “will design.”
  • To whom did you give the letter? (kepada siapa kamu memberikan surat itu)
    “Whom” merupakan object preposisi dari “to.”
  • Whom do you think will be the next president? (Siapa yang akan menjadi presiden berikutnya)
    “whom” merupakan object of verb dari “will be the next president”

Selain contoh perbedaan penggunaan penggunaan interrogative pronoun who dan whom diatas, berikut , contoh kalimat interrogative pronoun lainnya:

  • What are you thinking about? (Apa yang sedang kamu pikirkan)
    “what” merupakan subject kata ganti suatu benda
  • Whatever will he do after graduate? (Apa yang akan dia lakukan setelah lulus)
    “whatever” memberikan penekanan pada kalimat diatas.
  • Which one is better for the teacher’s gift? (Yang mana yang lebih baik untuk hadiah guru)
    “which” merupakan subject dari kalimat tanya diatas, dan menanyakan sesuatu atau benda yang spesifik.
  • Whichever do you choose between this expensive bag? (Yang mana yang kamu pilih diantara tas mahal ini)
    “whichever” memberikan kesan penekanan pada pertanyaan
  • Whose bike is this? It has a really charming colors combination. (Sepeda siapa ini? Sepeda ini mempunyai kombinasi warna yang mempesona)
    “whose” pada kalimat tersebut merupakan subject yang menanyakan kepemilikan

Fungsi Interrogative Pronoun

Interogatif Pronoun

Terjemah

Fungsi

What Apa Menanyakan nama seseorang, benda, pekerjaan atau jabatan
When Kapan Menanyakan waktu terjadinya sebuah peristiwa
Where Dimana Menanyakan tempat atau sebuah tujuan
Which Yang mana Menanyakan beberapa pilihan
Who Siapa Menanyakan seseorang sebagai subjek
Whom Siapa Menanyakan seseorang sebagai objek
Whose Milik siapa Menanyakan kepemilikan
Why Mengapa Menanyakan alasan sebuah peristiwa
How Bagaimana Menanyakan keadaan atau cara

Contoh Soal Interrogative Pronoun

  1. There a lot of camera on the table, . . . camera is the blue and red one?
    a. who
    b. whose
    c. whom
    d. what
    jawaban yang paling tepat adalah (b), yang mana whose menanyakan kepemilikan
  2. All the baseball team are great, . . . will you choose?
    a. whichever
    b. whatever
    d. which
    d. what
    jawaban yang tepat adalah (a), yang merupakan penggunaan interrogative pronoun untuk menyatakan pilihan dan memberikan penekanan pada pertanyaan tersebut.

References:

  • Azar, Betty Schrampfer, 1999. “Understanding and Using English Grammar”. Pearson Education. New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Pengertian Indefinite Pronouns Contoh Kalimat dan Soal

Di antara berbagai macam pronoun, salah satunya adalah indefinite pronouns yang terdiri dari berbagai macam bentuk kata yang meliputi bentuk singular, plural atau bahkan salah satu dari keduanya. Pada intinya, beberapa bentuk dari kata ganti model indefinite ini memiliki bentuk yang hampir identik dengan indefinite adjective, namun mereka memiliki perbedaan dalam penerapan dalam kalimat. Bentuk singular, plural, maupun keduanya memiliki banyak sekali daftar kata.

Pengertian Indefinite Pronouns Contoh Kalimat dan Soal

Rumus dan Contoh Indefinite Pronouns

Kata-kata seperti anything, anybody, everything, everyone, nobody, someone, something, nothing, either, neither, another, little, much, less, one, anyone, dan each merupakan bentuk singular. Sedangkan kata-kata seperti both, several, all, many, few, ones, dan fewer merupakan bentuk plural. Kemudian kata-kata seperti any, none, most, some, dan more dapat digunakan baik sebagai bentuk singular maupun bentuk plural dari indefinite pronouns.

Intinya, pengertian indefinite pronouns adalah kata ganti untuk orang, benda, maupun hal yang secara umum tidak spesifik. Atau dalam pengertian Bahasa Inggris, jenis pronoun ini “does not refer to any specific person, thing, or amount. It is regarded to be not definite which also function as other parts of speech”. Tentunya agar Anda dapat dengan mudah mengerti serta memahami tentang indefinite pronouns ini, berikut ada beberapa contoh kalimat indefinite pronouns:

  1. This photo is amazing. Do you have another?  (Foto ini menakjubkan. Apakah kamu punya yang lain?)
  2. Is there anyone who agrees with feminism?  (Apakah ada orang lain yang setuju dengan fiminisme?)
  3. All have heard the news. (Semua orang telah mendengar beritanya)
  4. Is any safe? (Apakah yang ini aman)

Khusus pada kalimat ketiga dan keempat, ‘all’ sebagai countable noun sedangkan ‘any’ sebagai uncountable noun. Sebagai tambahan, ketika indefinite pronouns dapat digunakan baik pada bentuk singular maupun plural, ada ketentuan bahwa misalnya kata ‘none’, yang ketika digunakan dalam bentuk singular ia akan menjadi singkatan dari ‘no one’. Sedangkan ‘none’ dalam bentuk plural merupakan singkatan dari ‘not any’. Selain itu kata-kata seperti ‘some’, ‘any’, ‘more’, dan ‘most’ digunakan dalam bentuk singular ketika mereka mengacu pada kata ganti berupa uncountable noun, dan digunakan dalam bentuk plural ketika mereka mengacu pada kata ganti countable noun.

Misalnya kata ‘somebody’ atau ‘someone’ yang tidak mengacu pada gender tertentu seringkali diikuti dengan personal pronoun atau reflexive pronoun yang memuat unsur gender. Contoh kalimatnya seperti ‘Someone lost his or her car parked in front of the restaurant last night’. Sebagai solusinya, kata ‘his’ atau ‘her’ tersebut dapat diganti dengan kata ‘their’ atau ‘them’ atau ‘themself’ sebagai gender neuter pronoun.

Singular dan Plural Indefinite Pronouns

Dibawah ini adalah contoh kala singular indefinite pronouns, plural indefinite pronouns, atau keduanya.

Jenis

Kata

Keterangan

Singular Indefinite Pronouns anybody/anyone (siapapun)

everybody/everyone (semua orang, setiap orang)

somebody, someone, one (seseorang)

nobody (tak seorangpun)

anything (apapun)

everything (segalanya)

something (sesuatu)

nothing (tak satupun)

another (tambahan, yang lain)

each (setiap)

either (yang satu atau yang lain)

neither (tidak satupun dari keduanya)

enough (cukup)

little (sedikit)

less (lebih sedikit)

much (banyak)

Anybody, anyone, everybody, everyone, somebody, someone, nobody, adalah kata ganti orang dan merupakan countable nounatau kata benda yang bisa dihitung

Anything, everything, something, nothing adalah kata ganti benda selain orang dan juga merupakan countable noun

Another, each adalah kata ganti yang bisa digunakan untuk orang atau benda lain dan merupakan countable noun

Enough, much, little, less adalah kata ganti benda (bukan untuk orang) dan uncountable noun atau tidak bisa dihitung

Pluran Indefinite Pronouns both (dua-duanya)

several (beberapa)

many (banyak)

few (sedikit)

fewer (lebih sedikit)

ones (yang)

all (semua, seluruh, satu hal)

Adalah kata ganti benda, orang, atau hal umum lainnya.
Singular/Plural Indefinite Pronouns none (tak seorangpun, tidak ada)

some (beberapa)

any (jumlah tidak tentu atau tak terbatas)

more (lebih)

most (mayoritas)

Adalah tunggal ketika mengacu pada benda yang tak dapat dihitung (uncountable noun) dan jamak ketika bendanya dapat dihitung (countable noun).

Jenis Kata Ganti Indefinite Pronouns

Indefinite pronouns tidak selalu merujuk pada seseorang, benda, atau tempat. Ada beberapa kata ganti dalam Bahasa Inggris yang dibentuk dengan menggunakan quantifier atau distributive dan diawali kata any, some, every, dan no. berikut ini adalah beberapa contoh katanya.

  Orang Tempat Benda
Semua Everyone/ everybody everywhere everything
Sebagian (positif) Someone/ somebody somewhere something
Sebagian (negatif) Anyone/ anybody anywhere anything
Tidak ada no one/ nobody nowhere nothing

Contoh Soal Indefinite Pronouns

Untuk pemahaman lebih jelas, berikut ada beberapa contoh soal indefinite pronouns sebagai latihan.

  1. ………. enjoyed the concert. They stood up and clapped
  2. ………. happened
  3. If David can’t come we’ll ask ………. else
  4. ………. was ready for the party

Pada kalimat pertama, seharusnya diisi dengan jawaban ‘everybody’ dan ketika yang dimaksud bahwa kita mengacu pada kata ganti indefinite, maka biasanya kita menggunakan plural pronoun. Kemudian pada kalimat kedua seharusnya adalah ‘nothing’ karena kita tidak pernah menggunakan bentuk negatif dari sebuah klausa dengan ‘nobody’, ‘no one’, dan ‘nothing’.

Selanjutnya kalimat ketiga adalah ‘somebody’ karena kita menggunakan kata ‘else’ setelah indefinite pronouns untuk mengacu pada orang atau benda dalam kaitannya dengan seseorang atau sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya. Dan yang terakhir menggunakan ‘everything’ karena yang dimaksud adalah singular verb.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Pengertian Demonstrative Pronoun Contoh Kalimat dan Soal

Pengertian Demonstrative Pronoun Contoh Kalimat dan Soal

Mempelajari dan memahami pronoun bisa jadi sedikit membingungkan dan cukup memusingkan, karena ada banyak pengertian dan jenis-jenis pronoun seperti misalnya demonstrative pronoun. Mereka terdiri dari banyak sekali kategori yang berbeda-beda serta berbeda-beda penggunaan dalam kalimat. Sebagai salah satu bagian dari ucapan, ada beberapa cara yang dapat ditempuh agar tidak lagi mengalami kebingungan mengenai jenis-jenis pronoun. Diantaranya dengan memahami pengertian, rumus, penggunaan dan perbedaan masing-masing pronoun, serta dari contoh-contoh kalimat.

Dan sampailah Anda pada apa yang dimaksud dengan demonstrative pronoun itu? Pengertian demonstrative pronoun adalah kata ganti yang menggunakan parameter/ukuran jumlah (number) dan jarak (distance). Dalam Bahasa Inggris pronoun ini takes the place of the noun phrase and used to modify noun. Adapun noun yang digantikannya pada umumnya berupa benda, namun tidak menutup kemungkinan menggantikan orang atau hewan atau hal abstrak. Kata ganti yang dimaksud terdiri dari this (singular), that (singular), these (plural), dan those (plural).

Rumus dan Contoh Demonstrative Pronoun

Demonstrative pronoun ini dapat dikatakan sama persis dengan demonstrative adjective. Parameter jumlah dan jarak yang dimaksud adalah bahwa ‘this’ adalah penanda jumlah singular dan jarak dekat, ‘that’ adalah penanda jumlah singular dan jarak jauh, sedangkan ‘such’ adalah penanda jumlah singular namun jarak bisa berarti objek yang dekat atau jauh. Sementara ‘these’ adalah penanda jumlah plural dan jarak dekat, dan ‘those’ merupakan penanda jumlah plural dan jarak yang jauh.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat demonstrative pronoun:

  1. This is my best friend (mengarah pada orang)
  2. Is this your notebook? (mengarah pada benda)
  3. That is a good idea (mengarah pada hal yang baru saja didengar)
  4. Those are my cousins (mengarah pada orang)

Meskipun demonstrative pronoun (DP) hampir identik dengan Demonstrative Adjective (DA), namun keduanya memiliki peran yang berbeda dalam kalimat. Jika kata ganti demonstrative dapat berdiri sendiri sebagai subjek, maka demonstrative adjective hanya dapat menerangkan noun yang mengikutinya karena ia bertindak sebagai determiner. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada contoh kalimat berikut:

  1. I love that (DP) – I love that place (DA) yang menerangkan objek place
  2. This is delicious (DP) – This food is delicious (DA) yang menerangkan subyek food

Parameter Demonstrative Pronoun

Parameter demonstrative pronoun dibedakan menjadi dua. Pembagiannya dibedakan berdasarkan jumlahnya dan jaraknya. Berikut ini adalah perbedaan pada masing masing.

Kata Jumlah Jarak
This (ini) Dekat Singular
That (itu) Jauh Singular
These (ini) Dekat Plural
Those (itu) Jauh Plural

Berikut adalah beberapa contoh kalimat demonstrative pronoun menggunakan kata-kata di atas:

  1. This is my shoe. (ini sepatu saya.)
  2. That is Andy’s house. (itu rumah Andy.)
  3. These are bad times. (ini adalah saat yang buruk.)
  4. Those are my sister. (itu saudara perempuan ku.)

Contoh Soal Demonstrative Pronoun

Selanjutnya, sebagai latihan soal, maka berikut adalah beberapa contoh soal demonstrative pronoun:

  1. …….. are ridiculous
  2. ……… belong over there
  3. Is …… right?
  4. …… smells heavenly

Kalimat pertama seharusnya diisi dengan ‘these’ jika objek yang dimaksud dekat dengan si pembicara, dan menggunakan ‘those’ jika objek yang dimaksud berada jauh dalam dimensi ruang dan waktu. Lalu kalimat kedua adalah ‘those’ karena sudah jelas bahwa letak barang yang dimaksud berada jauh (over there). Sedangkan kalimat ketiga jawaban yang benar adalah ‘this’ atau ‘that’ tergantung pada subyek yang dimaksud apakah ia berada dekat atau jauh. Dan jawaban yang tepat pada kalimat terakhir bisa ‘this’ atau ‘that’ tergantung pada jarak subjeknya. Namun tidak mungkin dijawab ‘these’ atau ‘those’ karena kata kerjanya ‘smells’ berbentuk plural, jadi subyek di depannya haruslah bentuk singular. Dalam hal ini, tidak ada rumus khusus mengenai demonstrative pronoun.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Frodesen J. & Eyring J. (2000). Grammar Dimensions 4: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Pengertian Reflexive Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Pengertian Reflexive Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Diantara berbagai macam pronoun, salah satunya adalah reflexive pronoun dimana ia terdiri dari beberapa bentuk kata seperti myself, yourself, himself, herself, dan itself (dalam bentuk singular). Sedangkan jenis-jenis kata ganti reflexive dalam bentuk plural adalah termasuk yourselves, themselves, dan ourselves. Model kata ganti reflexive ini hampir identik dengan intensive pronoun. Jadi bisa dikatakan-bahwa ia akan berakhir dengan kata –self (singular) atau –selves (plural).

Pada dasarnya, pengertian reflexive pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subyek (dapat berupa orang atau benda atau hewan) menerima aksi dari kata kerja (reciprocal action) pada suatu kalimat. Atau dalam Bahasa Inggris kita menggunakan reflexive pronoun, “when we want to refer back to the subject of the sentence or clause. It is followed by the noun, adverb, adjective, or pronoun to which it refers within similar clause”.

Rumus dan Contoh Reflexive Pronoun

Mempelajari Bahasa Inggris tentunya Anda akan membutuhkan lebih dari sekadar pengertian, penggunaan, dan rumus-rumus. Berikut ada beberapa contoh kalimat yang dapat membantu Anda dalam lebih memahami bagaimana dan kapan harus menggunakannya dalam kalimat-kalimat.

  1. Bentuk singular
    myself            : I’m going to buy myself a new bag
    himself           : Patrick didn’t blame himself for the accident
    itself               : The cat is licking itself
  1. Bentuk plural
    yourselves     : Why don’t you watch yourselves on TV?
    themselves    : The students ate cookies that they cooked by themselves

Selain bentuk-bentuk standar tersebut, adapula bentuk subyek kombinasi dalam reflexive pronoun dimana subyek proper noun (nama orang) kadang dipadukan dengan pronoun. Contohnya adalah: Reyhan and I tried to motivate ourselves. Contoh lainnya adalah perpaduan antara one dan oneself misalnya pada kalimat ‘Do not be one who enrich oneself without caring others’.

Contoh Soal Reflexive Pronoun

Kemudian sebagai bagian akhir dari artikel, ada beberapa contoh soal reflexive pronoun yang dapat dikerjakan sebagai latihan soal.

  1. It is really important to treat others like you treat …….
  2. She asked …… herself why she was easy to be panic
  3. We should give time for …… to take a rest
  4. My dog hurt …….

Jawaban yang tepat pada kalimat-kalimat tersebut di atas secara berturut-turut adalah ‘yourself’, ‘herself’, ‘ourselves’, dan ‘itself’. Dan seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa reflexive pronoun hampir identik dengan intensive pronoun namun mereka berbeda pada fungsi dan penggunaannya. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan contoh berikut ini: ‘they recommend this book even though they themselves had never read it’ and ‘they recommend this book even though they had never read it themselves’.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education
  • Thomson, A. J and A. V. Martinet. 1986. A Practical English Grammar fourth Edition. Oxford University Press: New York.

Pengertian Relative Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Pengertian Relative Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Ketika berbicara mengenai pronoun, hal pertama yang ada di pikiran setiap orang adalah mengenai kata ganti benda dan diantara sekian banyak macam-macam pronoun, relative pronoun merupakan salah satu yang paling sering digunakan dalam berbagai tes misalnya tes TOEFL. Pada dasarnya, jenis kata ganti relative ini dapat berfungsi sebagai subjek, objek, maupun possessive. Lebih lanjut ia juga tidak mewakili number (baik singular maupun plural) dan gender (male atau female) serta posisi-posisi tersebut.

Maka pengertian relative pronoun adalah kata ganti untuk membentuk relative clause atau subordinate clause yang menerangkan kata benda pada suatu klausa utama yang terdapat dalam sebuah kalimat kompleks. Sebagai panduan dasar, relative pronoun ini meliputi kata-kata seperti who, whom, whose, which, that. Sedangkan indefinite relative pronoun dapat ditemukan dalam bentuk tambahan suffix –ever termasuk whoever, whomever, dan whichever. Jenis kata ganti relative ini tidak dapat berdiri sendiri, melainkan ia merupakan bagian dari relative clause yang terdapat di dalam sebuah kalimat kompleks.

Dalam pengertian Bahasa Inggris, ia seringkali disebut sebagai “a pronoun that introduces a relative clause because it relates to the word that its relative clause has modified”. Maka jelaslah bahwa relative pronoun ini merupakan bagian dari sebuah kalimat kompleks dimana ia merupakan gabungan dari kalimat utuh (independent clause) dan relative clause.

Rumus dan Contoh Relative Pronoun

Rumusnya yaitu: relative clause = relative pronoun +/- Subject + Verb DAN complex sentence = independent clause + relative clause.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat relative pronoun untuk memperjelas penggunaannya dalam sebuah kalimat.

  1. The boy who is playing football on the yard is my cousin. (anak laki-laki yang sedang bermain sepakbola di lapangan itu adalah sepupuku)
  2. The table which was made of oak wood has broken. (meja yang terbuat dari kayu ek telah rusak)
  3. He is the one for whom I am waiting. (Dia adalah seseorang yang saya tunggu)
  4. Cats that live in the wild may have better immune system. (Kucing-kucing yang hidup di alam liar mungkin punya daya tahan yang lebih baik)

Dalam kalimat-kalimat tersebut di atas dapat dilihat bahwa bentuk-bentuk relative pronoun seperti who, which, dan that merupakan subyek dari verb (playing football, made, dan live) dan whom merupakan object of preposition ‘for’ serta membentuk relative clause yang menerangkan (the boy, the table, he, dan cats).

Contoh Soal Relative Pronoun

Selanjutnya, agar Anda lebih mengerti dan memahami kapan harus menggunakan who, whom, whose, dan which atau that, maka berikut adalah beberapa contoh soal relative pronoun untuk diperhatikan dengan lebih seksama.

  1. I looked for the man ….. borrowed me money
  2. He always eats bread …… he likes
  3. I talked to the girl ….. car had broken down in front of the shop
  4. The laptop ….. I bought three years ago is still working properly
  5. The team ….. you were watching has won five gold medals

Kalimat pertama seharusnya diisi dengan pronoun ‘who’ dimana who merupakan subjek dari verb ‘borrowed’ serta membentuk relative clause yang menerangkan ‘the man’. Lalu kalimat kedua harusnya adalah pronoun ‘whichever’ dimana whichever merupakan objek dari verb ‘likes’ serta membentuk relative clause yang menerangkan direct objeck ‘bread’. Pada kalimat ketiga adalah pronoun ‘whose’ karena ia menyatakan kepemilikan terhadap benda (car) yang diterangkan pada bagian klausanya.

Kemudian jawaban yang benar pada kalimat keempat adalah pronoun ‘that’ dimana that merupakan subjek dari verb ‘bought’ serta membentuk relative clause yang menerangkan ‘the laptop’. Dan jawaban paling tepat pada kalimat terakhir adalah relative pronoun ‘whom’ karena whom merupakan objek dari verb ‘watching’ serta membentuk relative clause yang menerangkan ‘the team’. Penggunaan ‘that’ dan ‘which’ hampir sama, namun ‘that’ cenderung lebih informal bila dibandingkan dengan ‘which’.

References:

  • Azar, Betty Schrampfer, 1999. “Understanding and Using English Grammar”. Pearson Education. New York.
  • Susilo, Teguh Handoko, 2014. “Rahasia Memahami & Menguasai Struktur Bahasa Inggris Dalam 30 Hari”. e-Compusoft Jakarta.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.

Pengertian Personal Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Belajar penggunaan personal pronoun harus dimulai dari dasarnya. Meskipun terlihat sederhana, kalau tidak dilatih berkali-kali pun akan tetap mengalami kesalahan saat mengerjakan soal atau mempraktikkanya. Oleh sebab itu, kita perlu memahaminya dari pengertian dasar.

Yang perlu diketahui tentang pengertian personal pronoun adalah fungsinya sebagai kata ganti secara spesifik. Kata ganti ini juga tergantung dari setiap perannya, entah sebagai subjek, objek, atau kepunyaan (possesive). Selain itu juga tergantung pada jumlah, gender, dan pihak ke-. Kalau sudah memahami dasar pengertiannya, kita lanjutkan saja pada rumusan dari personal pronoun.

Pengertian Personal Pronoun serta Contoh Kalimat dan Soal

Rumus dan Contoh Personal Pronoun

Harap dibedakan dengan noun yang sama sekali tidak mengalami perubahan ketika diposisikan sebagai subjek atau objek. Setidaknya, ada empat acuan yang digunakan dalam penerapapan kata ini. Mereka adalah case, number, person, dan gender.

Penggunaan untuk case diterapkan pada fungsinya yang subjektif, objektif, dan kata ganti kepemilikan. Penggunaan untuk number menentukan untuk kata tunggal atau jamak. Penggunaan sebagai person dimaksudkan sebagai kata ganti orang pertama, ke-dua, dan ke-tiga. Penggunaan sebagai gender untuk pria, perempuan, dan netral. Setiap model penggunaan personal pronoun tersebut bisa kita uraikan dalam skema di bawah ini:

Singular/1st person  : I (subjective)  Me (objective)  Mine (possesive)
/2nd person  : You  you  yours
/3rd person  : He, she, it  her, him, it  hers, his, its
Plural/1st person  : We  Us  Ours
/2nd person  : You  You  Yours
/3rd person  : They  Them  Theirs

Penting diketahui kalau fungsi-fungsi di atas sudah menunjukkan peran (case). Namun supaya lebih jelas lagi dalam memahaminya, kita langsung praktikkan saja pada beberapa contoh yang mudah.

Misalnya, kita membuat contoh kalimat personal pronoun:

  • He is a musician. (Dia adalah seorang musisi.)
  • You are the beatiful. (Kamu yang cantik)
  • They are crazy. (Mereka gila)
  • We are the players. (Kami adalah para pemain)
  • She is a doctor. (Dia adalah dokter)
  • It is the most interesting book that I have ever read.
    (Ini adalah buku paling menarik yang pernah kubaca)

Kata He dalam kalimat di atas menunjukkan fungsinya sebagai subjek yang berperan sebagai subjective personal pronoun. Begitu juga dengan You, They, We, She, dan It. Berikutnya kita pelajari contoh sebagai peran objective personal pronoun (me, you, us, them, her, him, it). Ada empat fungsi dari kata ini, yaitu sebagai object of a verb, object of a compound verb, object of a preposition, atau object of infinitive phrase.

  • Object of a verb:
    She brought me an umbrella.
    (Dia membawakan saya sebuah payung).
  • Object of a compound verb:
    People always talk anything about him.
    (Orang-orang selalu bicara mengenai dia).
  • Object of a preposition:
    As if he gave his book for me. (seolah-olah dia memberikan bukunya ke saya)
  • Object of infinitive phrase:
    People are reluctant to help him.
    (Orang-orang enggan menolongnya).

Setiap kata yang dicetak tebal di atas menunjukkan fungsinya sebagai objek. Silakan buat beberapa kalimat yang menggunakan masing-masing kata ganti di atas untuk semakin membiasakan diri dengan personal pronoun. Kita juga harus sedikit mendalami penggunaan kata ganti ini sebagai pengganti pihak (person), sekaligus indikator dan fungsinya dalam pemakaian kalimat.

Ciri-Ciri Personal Pronoun Sebagai Subjek dan Objek

Ciri-Ciri Subjek

  1. Sebagai orang yang melakukan Tindakan / pelaku.
  2. Biasanya posisinya berada diawal kalimat.

Ciri-Ciri Objek

  1. Sebagai orang yang dikenakan tidakan / korban.
  2. Biasanya posisinya setelah kata kerja atau di akhir kalimat.

Indikator dan Fungsi Penggunaan Kalimat

Penggunaan kata ganti sebagai orang pertama dilakukan dalam konteks berbicara sebagai diri sendiri. Alih-alih menggunakan nama, kita bisa memakai kata ganti I, me, we, dan us. Misalnya, I would make you as a director if you give me the script.

Untuk kata ganti orang ke-dua, kita memakai kata ganti orang kedua daripada menyebutkan namanya. Contohnya, I will make you to get the book as yours.

Untuk kata ganti ke-tiga, kita memposisikan sebagai orang yang membicarakan orang lain. Contohnya, Budi is a kind man. He always gives his smiles. Everybody loves him.

Konteks juga bisa berlaku untuk Appositive. Artinya adalah kumpulan dari kata ganti yang menerangkan subjek atau objek. Langsung saja contohnya:

The boys, I and Budi, got the best scores.(subject)

Badi asked his good mates, Rudi and me, to his home. object)

Contoh Soal Personal Pronoun

Mari kita berlatih dengan soal-soal berikut.

  1. Galih is a professor in great university. He always got … best grades. Every student appreciates …
  2. I would be very sad if you given…the bad opinion.

Dari beberapa contoh soal personal pronoun di atas, isilah titik-titik dengan tepat. Untuk kalimat pertama adalah his dan him. Sedangkan yang kedua adalah me.

Kita juga bisa membuat contoh lain untuk object pronoun. Sedangkan, untuk subject pronoun, kita juga bisa memvariasikan beberapa kata ganti lain. Demikianlah beberapa hal yang perlu dipelajari dari personal pronoun.

References:

  • Wishon, George E and Julia M. Burks. 1980. Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.
  • Frodesen J. & Eyring J. (2000). Grammar Dimensions 4: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.
  • Azar, Betty Schrampfer. 1999, Understanding and using English Grammar, Third Edition, United State of America: Pearson Education.